Nasibmu TIK
Semenjak diluncurkannya Kurikulum 2013, mata pelajaran TIK terancam keberadaannya, karena di dalam susunan kurikulum tersebut tidak tercantum lagi mata pelajaran TIK, sungguh suatu kebijakan dan keputusan yang sangat menyedihkan, disaat perkembangan teknologi dan komunikasi ini semakin marak dan semua orang berpacu dalam memanfaatkan fasilitas teknologi.
Alasan yang sangat sederhana dari petinggi pendidikan,"Anak TK saja bisa buka Internet". Hmm....karena anak TK sudah bisa buka internet maka pelajaran TIK DIHAPUS... miris sekali.....padahal Penggunaam Teknologi Informasi dan Komunikasi tidaklah sesederhana itu, tidak hanya sekedar buka internet dan main game. Banyak aplikasi yang mesti dikuasai oleh siswa untuk menghadapi bangku perkuliahan dan dunia kerja. Berikut ini beberapa alasan kenapa Pelajaran TIK itu penting (dikutip dari blognya Om Jay, Wijaya KusumaTeacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional.
Pelajaran TIK itu Penting karena: 1. TIK memiliki materi tersendiri yang sangat bermanfaat untuk mengerjakan tugas-tugas pada Mapel lain. Benar jika WAMEN pak Musliar Kasin bilang “anak TK dan SD bisa berinternetan atau bermain game” tapi apakah anak-anak juga bisa membuat dokumen tanpa pembimbingan? lalu bagaimana dengan anak-anak didesa apakah mereka juga bisa secara otododik mampu mengoperasikan komputer dengan baik jika hanya 2 jam perminggu dan lebih parahnya lagi mereka tidak memiliki komputer dirumah. kesenjangan teknologi akan lebih tajam antara kota dan desa. TIK dihapus adalah suatu kebijakan yang sangat aneh.
2. Hal yang terpenting di era globalisasi ini adalah memberikan pelajaran dan panduan bagi anak agar tidak gagap teknologi/gaptek,mampu menggunakan alat teknologi informasi secara baik dan benar,mampu berinternet secara sehat dan beretika,mencari informasi-membagi informasi secara baik,dll, memiliki program memajukan anak secara berkesinambungan.Saat SD diberikan pelajaran tentang MS-Office dan pengenalan internet sederhana.Tingkat SLTP diberikan pelajaran cara membuat program sederhana,disain grafis,serta belajar membuat blog dan cara mengisinya agar menarik dan informatif.Tingkat SLTA diberikan pelajaran SPSS/mengolah data,dan membuat program yang lebih luas lagi.Hal ini akan banyak menolong saat anak-anak menempuh pendidikan universitas,S1,S2,S3. Pemerintah perlu tahu bahwa internet bukan hanya game online dan jejaring sosial.
3. Semua orang perlu belajar TIK supaya bisa jadi masyarakat yang tidak gaptek. gag bisa dipungkiri skg qta lgi dijaman serba teknologi. tau akan perkembangan teknologi aja gag cukup skg, tapi juga perlu lebih dalam untuk dipelajari setidaknya tau penggunaannya. klu qta gag tau dasar2nya kyak mengoperasikan word, excel, powerpoint, ataupun aplikasi lainnya, mau jadi apa tar ? org aj cari kerja minimal harus bisa menggunakan komputer yang memang berhubungan dengan pekerjaan tsb, gg cuman taunya fban, twitteran, atau main game online. disinilah sebenernya peran guru TIK dalam sekolah, untuk mendidik siswanya agar bisa memilah mana penggunaan TIK yang positif dan negatif.
4. Smua mapel tu penting… ga da istilah bisa bljr outodidak..krn slh satu cra memjukn bngsa y dr pnddikn…smua tu trgntng pd niat dan tujuan utama. Jk penggunaan yg slh trhdp teknologi diakibtkn krn mapel Tik, bgmn dgn bhs bhs gaul atau alay? Apkh jg kslhn mapel bhs indonesia?
5. Anda tau seberapa pentingnya TIK? kalau anda gaptek tentunya anda menjawab tidak, tetapi kalau anda seorang guru dan mengetahui minat, bakat serta persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi seharusnya statemen anda lebih cerdas. yang perlu anda pahami adalah mata pelajaran TIK sudah berorientasi pada dunia kerja, ex: office, Networking, Hardaware. harusnya pemerintah lebih memkirkan solusi bukan asal coret mencoret, itu bukan ide yang bagus.
6. Kalau ga ada pelajaran TIK serta para PTK-nya ga ngerti komputer dan kebetulan sekolahya ada di desa (tidak terjamah teknologi), mau gimana mereka bisa mengintegrasikan TIK ke pelajaran lain
7. Kebijakan ini perlu dikaji ulang,,, nampak terlalu terburu-buru,,, misal yang dihapus untuk tingkat SMA atau SMP tetap saja saya yakin, ada beberapa sekolah pada jenjang di bawahnya belum memiliki ruang lap komputer yang memadahi,,, sangat disayangkan bila siswa/i yang berasal dari wilayah desa yang belum cakap mengoperasikan komputer, dan tiada alasan menghilangkan mapel ini, sebab hingga jenjang kuliahpun (ilmu komputer, teknik informatika, sistem informasi) semua masih belajar tentang TIK…tinggal bagaimana mengembangkan materi sesuai jenjang pendidikan,,
8.dll
Semenjak diluncurkannya Kurikulum 2013, mata pelajaran TIK terancam keberadaannya, karena di dalam susunan kurikulum tersebut tidak tercantum lagi mata pelajaran TIK, sungguh suatu kebijakan dan keputusan yang sangat menyedihkan, disaat perkembangan teknologi dan komunikasi ini semakin marak dan semua orang berpacu dalam memanfaatkan fasilitas teknologi.
Alasan yang sangat sederhana dari petinggi pendidikan,"Anak TK saja bisa buka Internet". Hmm....karena anak TK sudah bisa buka internet maka pelajaran TIK DIHAPUS... miris sekali.....padahal Penggunaam Teknologi Informasi dan Komunikasi tidaklah sesederhana itu, tidak hanya sekedar buka internet dan main game. Banyak aplikasi yang mesti dikuasai oleh siswa untuk menghadapi bangku perkuliahan dan dunia kerja. Berikut ini beberapa alasan kenapa Pelajaran TIK itu penting (dikutip dari blognya Om Jay, Wijaya KusumaTeacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional.
Pelajaran TIK itu Penting karena: 1. TIK memiliki materi tersendiri yang sangat bermanfaat untuk mengerjakan tugas-tugas pada Mapel lain. Benar jika WAMEN pak Musliar Kasin bilang “anak TK dan SD bisa berinternetan atau bermain game” tapi apakah anak-anak juga bisa membuat dokumen tanpa pembimbingan? lalu bagaimana dengan anak-anak didesa apakah mereka juga bisa secara otododik mampu mengoperasikan komputer dengan baik jika hanya 2 jam perminggu dan lebih parahnya lagi mereka tidak memiliki komputer dirumah. kesenjangan teknologi akan lebih tajam antara kota dan desa. TIK dihapus adalah suatu kebijakan yang sangat aneh.
2. Hal yang terpenting di era globalisasi ini adalah memberikan pelajaran dan panduan bagi anak agar tidak gagap teknologi/gaptek,mampu menggunakan alat teknologi informasi secara baik dan benar,mampu berinternet secara sehat dan beretika,mencari informasi-membagi informasi secara baik,dll, memiliki program memajukan anak secara berkesinambungan.Saat SD diberikan pelajaran tentang MS-Office dan pengenalan internet sederhana.Tingkat SLTP diberikan pelajaran cara membuat program sederhana,disain grafis,serta belajar membuat blog dan cara mengisinya agar menarik dan informatif.Tingkat SLTA diberikan pelajaran SPSS/mengolah data,dan membuat program yang lebih luas lagi.Hal ini akan banyak menolong saat anak-anak menempuh pendidikan universitas,S1,S2,S3. Pemerintah perlu tahu bahwa internet bukan hanya game online dan jejaring sosial.
3. Semua orang perlu belajar TIK supaya bisa jadi masyarakat yang tidak gaptek. gag bisa dipungkiri skg qta lgi dijaman serba teknologi. tau akan perkembangan teknologi aja gag cukup skg, tapi juga perlu lebih dalam untuk dipelajari setidaknya tau penggunaannya. klu qta gag tau dasar2nya kyak mengoperasikan word, excel, powerpoint, ataupun aplikasi lainnya, mau jadi apa tar ? org aj cari kerja minimal harus bisa menggunakan komputer yang memang berhubungan dengan pekerjaan tsb, gg cuman taunya fban, twitteran, atau main game online. disinilah sebenernya peran guru TIK dalam sekolah, untuk mendidik siswanya agar bisa memilah mana penggunaan TIK yang positif dan negatif.
4. Smua mapel tu penting… ga da istilah bisa bljr outodidak..krn slh satu cra memjukn bngsa y dr pnddikn…smua tu trgntng pd niat dan tujuan utama. Jk penggunaan yg slh trhdp teknologi diakibtkn krn mapel Tik, bgmn dgn bhs bhs gaul atau alay? Apkh jg kslhn mapel bhs indonesia?
5. Anda tau seberapa pentingnya TIK? kalau anda gaptek tentunya anda menjawab tidak, tetapi kalau anda seorang guru dan mengetahui minat, bakat serta persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi seharusnya statemen anda lebih cerdas. yang perlu anda pahami adalah mata pelajaran TIK sudah berorientasi pada dunia kerja, ex: office, Networking, Hardaware. harusnya pemerintah lebih memkirkan solusi bukan asal coret mencoret, itu bukan ide yang bagus.
6. Kalau ga ada pelajaran TIK serta para PTK-nya ga ngerti komputer dan kebetulan sekolahya ada di desa (tidak terjamah teknologi), mau gimana mereka bisa mengintegrasikan TIK ke pelajaran lain
7. Kebijakan ini perlu dikaji ulang,,, nampak terlalu terburu-buru,,, misal yang dihapus untuk tingkat SMA atau SMP tetap saja saya yakin, ada beberapa sekolah pada jenjang di bawahnya belum memiliki ruang lap komputer yang memadahi,,, sangat disayangkan bila siswa/i yang berasal dari wilayah desa yang belum cakap mengoperasikan komputer, dan tiada alasan menghilangkan mapel ini, sebab hingga jenjang kuliahpun (ilmu komputer, teknik informatika, sistem informasi) semua masih belajar tentang TIK…tinggal bagaimana mengembangkan materi sesuai jenjang pendidikan,,
8.dll
Naaah....Pentinggg banget kan pelajaran TIK? Tahun ini sudah tahun ke 3 kurikulum 13 berjalan dan sudah 3 tahun pula nasib TIK ini tak ada kepastian. TIK diganti nama denga BL-TIK (Bimbingan dan Layanan Teknologi Informasi dan Komunikasi) dengan jam mengajar yang tak pasti. dan anak-anak menggangap BL-TIK pelajaran Esktra saja. padahal setelah di cek kemampuan mereka masing-masing dalam mengelola aplikasi, ternyata kemampuannya masih jauh dari harapan. Lalu kapankah Mata pelajaran TIK ini kembali masuk dalam kurikulum? Walahualam.
By, Rini Elsa
November 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar